Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meresmikan
pusat teknologi dan kreativitas (MarkPlus Center for Technology and
Creativity/MarkPlus CTC) di Bandung. Peresmian pusat teknologi dan
kreativitas ini juga dimaksudkan untuk menyambut Masyarakat Ekonomi
ASEAN 2015.
Hadir dalam peresmian tersebut Menteri Komunikasi dan
Informatika (Kominfo) Rudiantara, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Rektor
Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi, Vice President M2M
Telkomsel Jaka Susanta, CEO blibli.com Kusumo Martanto, dan Chief
Executive KIBAR Yansen Kamto.
Berbicara tentang teknologi tentu
kita akan membahas alatnya, sedangkan membahas creativity kita akan
membahas masyarakatnya. Untuk masalah kreativitas orang Bandung sudah
tidak perlu diragukan lagi, kata Rudiantara dalam sambutan peresmian
MarkPlus CTC, di kantor MarkPlus Bandung, Jl. Terusan Dr. Ir. Sutami
Kav. 7-8, Bandung, Jumat (10/4).
Sementara itu, Wali Kota Bandung
Ridwan Kamil menyatakan, Bandung sangat cocok karena sejalan dengan visi
Bandung yang ingin menjadi technopolis dimana terdapat kolaborasi
antara government, corporation dan startup.
Tentunya untuk
mewujudkan misi ini, dibutuhkan kolaborasi dengan banyak hal. Kolaborasi
yang dimaksud adalah kolaborasi antara ide, teknologi, dan
infrastruktur. Sebab itu, keberadaan MarkPlus CTC ini juga mendukung
rencana pengembangan Bandung Technopolis Center, kata Ridwan.
Peresmian
MarkPlus CTC Center ini sangat mencerminkan masyarakat Bandung yang
melek teknologi dan orangnya kreatif-kreatif, pungkas Ridwan.
Founder
and CEO MarkPlus Inc. Hermawan Kartajaya dalam sambutannya menuturkan
MarkPlus Center for Technology and Creativity didirikan untuk
memfasilitasi komunitas teknologi dan kreatif untuk melahirkan smart
citizen di Indonesia yang mampu bersaing secara global.
Lembaga
ini berdiri di tiga pilar yakni fokus pada peningkatan kapabilitas SDM
melalui pembelajaran (learning), pendalaman industri melalui penelitian
(research) yang komprehensif serta menyediakan solusi permasalahan
bisnis melalui konsultasi (advisory), kata Hermawan.
Menurutnya,
MarkPlus Center for Technology and Creativity ini merupakan wadah untuk
pengembangan teknologi dan kreativitas. “Untuk mewujudkan smart city,
tidak hanya diperlukan teknologi yang memadai, tetapi juga sumber daya
kompeten sehingga antara teknologi dan kreativitas tidak dapat
dipisahkan,” ujarnya.
Hermawan berharap, MarkPlus Center for
Technology and Creativity dapat meningkatkan kemampuan masyarakat
Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Terlebih menjelang Masyarakat Eknomi Asean 2015 di mana persaingan akan
semakin terbuka dan ketat,” pungkas Hermawan.
Evita
Halo, saya Evita Heritania merupakan pendiri dari Pojok Kreativitas dan Teknologi. Saya merupakan seorang pelajar SMA.
you may also like
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Kita sudah membahas aneka kreasi dari kain flanel, kali ini kita akan mengulas tentang kerajinan dari kain perca.
-
Siapa yang tak kenal dengan yang namanya bisnis online saat ini?
-
Dengan semakin banyaknya persaingan startup yang ada di Indonesia saat ini, ternyata tidak sedikit dari mereka yang masih terus ber...
-
Teknologi adalah tonggak keberhasilan suatu Negara, karena dengan terciptanya teknologi yang bermanfaat, maka kehidupan man...
recent posts
recentposts


Tidak ada komentar:
Posting Komentar