Internet Permudah Warga Kampung Cyber Promosikan Produknya

Mendorong masyarakat agar melek teknologi menjadi visi utama Kampoeng Cyber Yogyakarta.
Kampung yang sudah menjadi salah satu ikon desa wisata Kota Yogyakarta ini, kini sudah berkembang dengan baik.
Kondisi perekonomian warga yang dulu diklaim sempat krisis, namun sejak kampung ini mendeklarasikan sebagai Kampung Cyber, semua potensi kerajinan yang menjadi mata pencaharian warga mulai membaik.

Beberapa produk kerajinan yang dihasilkan warga diantaranya adalah batik, kaos batik, dan lukisan, sudah mulai dikenal masyarakat luas terutama wisatawan.

Pendiri Kampung Cyber, Antonius Sasongko alias Koko, mengatakan bahwa saat ini produk kerajinan yang paling potensial adalah batik.
“Umumnya yang paling banyak sih, batik tulis dan kaos-kaos batik,” kata Koko.
Menurutnya, sejak internet sudah bisa diakses oleh seluruh warga kampung, kerajinan yang dibuat oleh warga lebih mudah dipromosikan.
“Internet yang ada di kampung ini digunakan sebagai alat promosi di samping sebagai media komunikasi antar warga,” jelas Koko ketika ditemui di Kampung Cyber, Selasa (13/1/2015).
Kampung Cyber merupakan salah satu destinasi wisata Kota Yogyakarta yang mengembangkan teknologi internet demi mendukung perekonomian warga, serta mengedukasi warga agar melek teknologi dan komunikasi. Hingga kini Kampung Cyber telah menyediakan akses internet untuk 25 rumah.

Berkat gerakan yang dilakukan Koko dan beberapa warga Kampung Cyber lainnya dalam mengembangkan pertumbuhan UKM, kampung ini memperoleh penghargaan dari AJE Indonesia melalui ajang Think BIG. Pemberian hadiah sebesar 100 juta rupiah tersebut dilakukan pada Selasa (13/1/2015), di Kampung Cyber RT 36 RW 09 Taman Kelurahan Patehan, Yogyakarta.

sumber: http://jogja.tribunnews.com/2015/01/13/internet-permudah-warga-kampung-cyber-promosikan-produk-kerajinannya
Evita
Evita

Halo, saya Evita Heritania merupakan pendiri dari Pojok Kreativitas dan Teknologi. Saya merupakan seorang pelajar SMA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar